<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/8804174859095123042?origin\x3dhttp://syahnazs.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Forever Young
Keep strong and forever young

Biography

My name is Abink. I'm in love with Zayn Malik, Rihanna and Madylin Bailey. They're famous, like obviously you'll know who they are. I'm a die-hard fan of Blue, Pink and Black. Chocolate and Ice Cream are my two best friends, they're always by my side whenever I need them. My greatest enemies are Liar, Backstabber, and Hypocrite. I hate them a lot. World would be such a better place without them all.

Spirit of Life

Take me or Leave me
Love me or Hate me


Sweetdesires

Did I hear someone said "Ice Cream" or "chocolate"?

Lulus Lolos '14
Chocolate rain
To be R's
make my mom and dad proud


Linksboard

Meet the people I love♥

iemma basteva nasya nadiyya

Pastentries


Tuesday, July 16, 2013

Kau
Aku bagaikan mendapat sebuah masalah yang tidak ada jawabnya. Bukan permasalahan matematika yang bisa dipecahkan dengan rumus limit fungsi atau permasalahan fisika termodinamika yang dapat dengan mudah di selesaikan. Ini perasaan! Siapa yang tahu jawaban dari sebuah perasaan seseorang yang tak berujung seperti kau mencari sebuah ujung dunia? Menurutku ini lebih rumit daripada matematika!
Aku masih ingat bagaimana kau mengeja namaku saat kita berkenalan, senyum manis mengembang dari bibirmu dengan sinar mata yang sangat mengagumkan. Benar membuatku lemas dan merasa seperti ‘ah perasaan apa ini’. Aku tidak akan lupa, bagaimana kau selalu memperhatikan setiap hal-hal kecil yang aku lakukan. Kau selalu tahu apa yang aku suka dan tidak. Aku juga selalu mengingat apa yang membuatmu sakit dan bahagia.
Aku selalu teringat tentangmu. Aku tahu ini sudah lebih dari 7 bulan kita berpisah, tapi aku tetap saja tidak bisa melupakan segalanya, bukan karena aku takut sendiri, bukan karena aku tidak ikhlas, bukan karena aku tidak bisa menemukan penggantimu, tapi karena terlalu banyak kenangan manis yang harus aku jauhkan dari pikiranku. Aku manusia, tak jauh dari luput dan salah. Aku bisa saja lupa atau sengaja melupakan, tapi untuk masalah ini, aku tidak yakin ini akan berhasil. Kau benar-benar sudah merekat disini, di otak juga hatiku, entah lem super apa yang kau gunakan sehingga kau benar-benar tidak bisa ‘kubuang’ dengan mudah.
Kau tau? Kau baik. Sangat baik. Tapi entah, kenapa kita bisa berpisah seperti ini? Bukankah kau bilang kita ini pasangan yang serasi? Kita benar-benar saling menyayangi dan melengkapi kecacatan satu sama lain sehingga semua terasa sempurna jika kita bersama. Apa kau bosan? Apa aku membosankan? Kenapa kau baru merasa bosan sekarang? Ini aneh, sudah dua tahun lebih kita menjalin hubungan dan kau baru merasa bosan sekarang. Aku tidak menyesal. Sama sekali tidak. Tapi selalu saja kata ‘kenapa kenapa dan kenapa’ ini berputar putar di otakku bagaikan bumi yang berputar pada porosnya.
Tapi aku bisa apa? Kau juga sudah ada yang lain. Apa perlu aku tetap mencari sebuah jawaban perasaan ini? Tidak! Aku tidak akan mencari karena aku tau kau tidak akan pernah sama denganku lagi. Aku tau jika aku mencarinya aku akan merasakan sakit untuk kesekian kalinya. Tapi tidak menutup kemungkinan juga kau masih menyimpanku disana, dihati kecilmu. Ah, aku bingung. Yang aku tahu hanya kini tidak selayaknya aku tetap mencintaimu. Memang benar tidak pantas jika aku masih menginginkanmu. Ini semua hanya karena sebuah posisi. Memangnya aku siapa dan kau siapa?
Semua sudah berubah memang. Hari-hariku tidak seperti biasanya yang selalu saja penuh dengan senyummu, semangatmu dan juga bahagiamu. Mungkin hari-harimu juga sudah berubah, tak terkecuali dengan perasaanmu itu. Bahagiamu kini bukan untuk aku lagi, semangatmu, canda tawamu, dan juga nasihat-nasihatmu yang kadang kuanggap sedikit mengganggu. Tapi aku rindu! Aku rindu, apa kau tau?
Aku rindu, rindu pada hari dimana kita bertemu, lalu kita berkenalan saling menjabat tangan. Aku rindu, rindu pada hari dimana kau selalu ada untuk aku, lalu kau bilang kau menyukaiku. Aku rindu, rindu pada hari dimana kita saling memberi semangat dan berbagi banyak hal. Aku rindu, rindu pada hari dimana aku masih bisa menggodamu dengan ejekan-ejekan kecil yang menyenangkan. Tapi satu hal yang paling aku rindukan dari hari-hari itu adalah, hari dimana aku dan kau selalu berbagi kasih sayang sehingga aku tidak perlu mencari cari jawaban dari semua perasaanku kini.
 Pupus sudah, selamat tinggal. Kau, masa laluku yang bahagia.


♥stay strong!
7:58 AM